PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK TUNARUNGU BERDASARKAN FILM THE SUPERDEAFY MOVIE
DOI:
https://doi.org/10.61648/ibers.v4i02.171Keywords:
deaf children, self-confidence, parental role, inclusive communicationAbstract
Anak tunarungu sering mengalami tantangan dalam
perilaku sosial dan emosi, salah satunya adalah
rendahnya rasa percaya diri yang disebabkan oleh
keterbatasan komunikasi verbal dan pemahaman
terhadap lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk
menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan
kepercayaan diri anak tunarungu melalui penelitian
dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian
dilakukan dengan menganalisis isi film The
SuperDeafy Movie untuk mengidentifikasi interaksi,
pola asuh, dan bentuk dukungan orang tua yang
berdampak terhadap perkembangan rasa percaya diri
anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan
komunikasi yang baik, terutama melalui bahasa isyarat
yang digunakan secara intensif oleh orang tua,
berkontribusi signifikan dalam meningkatkan
keterbukaan dan kepercayaan diri anak tunarungu.
Selain itu, penempatan anak dalam lingkungan
pendidikan yang sesuai, seperti kelas khusus, serta
perhatian dan kasih sayang yang konsisten dari orang
tua terbukti mendukung perkembangan sosial dan
emosional anak. Pengenalan terhadap komunitas
tunarungu juga memperluas dunia sosial anak dan
menumbuhkan rasa diterima. Simpulan dari kajian ini
menekankan pentingnya komunikasi yang efektif,
dukungan emosional, serta pemahaman terhadap
kebutuhan anak sebagai kunci dalam membangun
kepercayaan diri anak tunarungu. Oleh karena itu,
orang tua disarankan untuk terus mendampingi anak
dengan pendekatan yang inklusif, responsif, dan
penuh kasih sayang.






